HALSEL, Cangapost.id – Pelayanan kesehatan di Puskesmas Labuha, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, mendapat sorotan dari masyarakat. Keluhan muncul setelah diterapkannya pembatasan jumlah pasien ibu hamil di poli kebidanan yang hanya melayani lima orang per hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebijakan tersebut diketahui langsung oleh awak media saat melakukan penelusuran di lokasi. Petugas di bagian pendaftaran membenarkan adanya pembatasan tersebut.

Alasan yang diberikan adalah proses pemeriksaan, terutama penggunaan alat USG, membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga jumlah pasien harus dibatasi.

“Karena pemeriksaan USG memakan waktu, jadi dalam sehari hanya lima pasien yang dilayani,” ujar salah satu petugas pendaftaran, Kamis (16/4).

Meski demikian, kebijakan ini menuai kekecewaan dari masyarakat. Pasalnya, tidak semua ibu hamil yang datang membutuhkan pemeriksaan USG. Sebagian di antaranya hanya ingin berkonsultasi terkait keluhan seperti mual, sakit kepala, maupun nyeri ulu hati.

Pembatasan tersebut dinilai kurang tepat karena menyamaratakan seluruh pasien tanpa mempertimbangkan kebutuhan medis masing-masing. Dampaknya, sejumlah pasien terpaksa pulang tanpa memperoleh layanan kesehatan.

Masyarakat berharap pihak Puskesmas dapat meninjau kembali kebijakan tersebut agar pelayanan menjadi lebih optimal dan merata. Mengingat layanan kesehatan bagi ibu hamil merupakan kebutuhan penting yang seharusnya diberikan secara maksimal sesuai kondisi pasien. Red

By canga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *