HALSEL Cangapost.id— Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) memberikan perhatian serius terhadap kondisi Pondok Bersalin Desa (Polindes) Wailoa, Kecamatan Pulau Makian, yang membutuhkan pembenahan fasilitas untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat.

Kepala DPMD Halmahera Selatan, Muh. Zaki Abd Wahab, mengatakan perhatian tersebut disampaikan setelah dirinya bersama Kepala Dinas Kesehatan meninjau langsung kondisi Polindes Wailoa saat mendampingi Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan serta Sultan Bacan dalam agenda kunjungan kerja di Desa Dauri dan Desa Wailoa.

Hasil peninjauan menunjukkan sejumlah bagian bangunan Polindes mengalami kerusakan. Beberapa fasilitas dan peralatan kesehatan juga membutuhkan perhatian karena kondisinya mulai tidak layak. Selain itu, belum tersedia tenaga kesehatan yang ditempatkan secara khusus untuk bertugas di Polindes tersebut.

Zaki menegaskan, DPMD akan mengawal kebutuhan pembenahan Polindes melalui penganggaran dalam APBDes 2027. Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan fasilitas yang lebih layak sehingga tenaga kesehatan nantinya dapat menjalankan tugas dengan aman dan nyaman.

“Kondisi ini menjadi perhatian kami. Dari sisi DPMD akan kami kawal melalui APBDes 2027 agar perbaikan dapat dilakukan, sehingga tenaga kesehatan nantinya bisa tinggal dan menjalankan tugas dengan aman dan nyaman,” ujar Zaki.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan akan menindaklanjuti kebutuhan tenaga kesehatan dengan mengupayakan penempatan petugas di Polindes Desa Wailoa.

Pemdes Diminta Lebih Peduli
Zaki juga meminta Pemerintah Desa Wailoa meningkatkan perhatian terhadap kondisi Polindes. Menurutnya, fasilitas kesehatan di tingkat desa memiliki peran penting dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Ia menilai keberadaan Polindes sangat strategis sebagai fasilitas pendukung pelayanan kesehatan dasar. Karena itu, kondisi bangunan, sarana, dan peralatan yang tersedia perlu mendapat perhatian secara berkelanjutan.

“Polindes merupakan salah satu fasilitas yang strategis dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, kondisi bangunan dan fasilitasnya harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Menurut Zaki, pembenahan fasilitas kesehatan desa tidak dapat dibebankan kepada satu instansi saja. Diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah, pemerintah desa, Dinas Kesehatan, puskesmas, serta masyarakat agar fasilitas kesehatan dapat berfungsi secara optimal.

Dorong Sinergi Antarinstansi
Zaki berharap koordinasi antara DPMD, Dinas Kesehatan, puskesmas, dan Pemerintah Desa Wailoa semakin diperkuat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memastikan kebutuhan sarana, prasarana, maupun tenaga kesehatan dapat dipenuhi secara bertahap.

“Harapan yang paling penting adalah memperkuat sinergitas antara lembaga, baik Dinas Kesehatan, DPMD, puskesmas maupun pemerintah desa, untuk memenuhi standar pelayanan dan fasilitas yang maksimal,” pungkas Zaki.


By canga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *