Halsel, Cangapost.id — Kinerja Kepala SD Negeri 150 Halmahera Selatan, Kecamatan Gane Timur Selatan, menjadi sorotan publik. Kepala sekolah, Priska Rosalia Siliba, S.Pd, diduga lalai dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai pimpinan satuan pendidikan. Senin 09-03-2026

Dugaan tersebut mencuat setelah sejumlah warga dan orang tua siswa mengeluhkan kondisi proses belajar mengajar di sekolah tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada saat jam pelajaran berlangsung beberapa siswa justru terlihat berkeliling di lingkungan sekolah untuk mencari guru yang tidak berada di dalam kelas.

Kondisi ini dinilai sangat memprihatinkan dan mencerminkan lemahnya pengawasan serta manajemen internal sekolah. Seharusnya, pada saat jam belajar berlangsung seluruh guru berada di kelas untuk menjalankan tugas mengajar dan mendampingi siswa.

“Anak-anak datang ke sekolah untuk belajar, tetapi justru terlihat berkeliaran mencari guru. Ini kelalaian dalam pengawasan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Sebagai pimpinan sekolah, kepala sekolah memiliki tanggung jawab penuh untuk memastikan seluruh tenaga pendidik menjalankan kewajibannya secara disiplin. Ketidakhadiran guru di kelas saat jam pelajaran berlangsung menjadi indikasi lemahnya kontrol serta pengawasan dari pihak sekolah.

Situasi ini juga dinilai bertolak belakang dengan komitmen Bupati Halmahera Selatan yang sebelumnya menegaskan pentingnya peningkatan mutu pendidikan serta kedisiplinan tenaga pendidik di daerah tersebut.

Selain itu, peran Dinas Pendidikan Halmahera Selatan turut menjadi perhatian. Masyarakat menilai pengawasan terhadap kinerja kepala sekolah di sejumlah satuan pendidikan masih belum maksimal, sehingga berbagai persoalan di lapangan kerap luput dari perhatian.

Warga pun mendesak Dinas Pendidikan Halmahera Selatan agar segera turun langsung melakukan evaluasi dan pemeriksaan terhadap kondisi di SDN 150. Jika terbukti terdapat kelalaian dalam menjalankan tugas, masyarakat meminta agar ada langkah tegas sesuai aturan yang berlaku.

“Pendidikan adalah hal yang sangat penting. Jangan sampai anak-anak menjadi korban karena kelalaian dalam pengelolaan sekolah,” tegas salah satu tokoh masyarakat setempat.

Masyarakat berharap pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap persoalan ini dan segera mengambil langkah konkret untuk memastikan proses belajar mengajar di SDN 150 berjalan dengan baik, disiplin, dan bertanggung jawab. Red

By canga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *